Berita  

Arie Kriting dan Abdur Arsyad Tanggapi Gurauan Megawati soal Tukang Bakso dan Papua

"Kalau omongannya begini, saya dukung Papua Merdeka," cuit Abdur Arsyad.

Abdur Arsyad dan Arie Kriting, (Foto: Anaklamakera.wordpress)
Abdur Arsyad dan Arie Kriting, (Foto: Anaklamakera.wordpress)

KLIKKORAN.COM – Komika asal timur Indonesia, Ari Kriting dan Abdur Arsyad tanggapi video yang disampaikan Megawati Soekarnoputri terkait Tukang Bakso dan Papua.

Sebelumnya, dalam pembukaan rapat kerja nasional PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri sempat mengucapkan gurauan terkait tukang bakso dan Papua.

Dalam pidatonya tersebut, Ia memberikan contoh dan berpesan kepada tiga anaknya agar tidak sembarangan mencari jodoh.

“Awas lho, kalau nyarinya kayak tukang bakso,” katanya disambut tawa semua peserta Rakernas, termasuk Presiden Joko Widodo dan Puan Maharani.

“Bayangkan ini, tapi koyok piye iki rupane (kayak apa ini wajahnya), hihihi, maaf tapi bukan apa, manusia Indonesia ini kan Bhinneka Tunggal Ika ya, jadi harus berpadu, itu bukan hanya sisi fisik dan perasaan tapi juga kayak rekayasa genetika. Kita cari-cari,” ujarnya lagi.

Baca juga:   Megawati Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Megawati kemudian menyinggung soal orang Papua.

“Maaf ya, sekarang dari Papua ya, Papua itu hitam-hitam. Tapi maksud saya, waktu permulaan saya ke Papua, saya kok mikir, ‘La kok aku dewean yo.’ Makanya kemarin saya bergurau dengan Pak Wimpi, kalau sama Pak Wimpi dekat, kayak kopi susu. Tapi sekarang sudah banyak yang mulai blending jadi Indonesia banget. Rambutnya keriting karena Papua itu pesisirannya banyak orang pendatang, sudah berbaur,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Arie Kriting merespon langsung melalui laman Twitter pribadinya @Arie_Kriting.

Baca juga:   VIRAL..!!! 3 Anak Bawa Samurai Ancam Jokowi dan Megawati

“Kalau kalian simak obrolan saya sama @MamatAlkatiri di program Mamat Keliling, sudah ku bilang, kita itu gak bisa sama sekali harap berubahan dari atas. Harus ada kehendak besar dari rakyat banyak. Tapi ya kalau akhirnya elite politiknya itu lagi yg dimajukan, ya susah.” tulis @Arie_Kriting.