Bappenas RI Akan Perjuangan Danau Maninjau Menjadi Kawasan Geopark Ngarai Sianok

×

Bappenas RI Akan Perjuangan Danau Maninjau Menjadi Kawasan Geopark Ngarai Sianok

Bagikan berita
Bappenas RI Akan Perjuangan Danau Maninjau Menjadi Kawasan Geopark Ngarai Sianok
Bappenas RI Akan Perjuangan Danau Maninjau Menjadi Kawasan Geopark Ngarai Sianok

Agam - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia mengatakan, pihaknya akan memperjuangkan pengembangan Danau Maninjau untuk menjadi salah satu kawasan Geopark Ngarai Sianok.

Dimana Danau Maninjau nantinya akan menjadi aset warisan dan diakui secara internasional, serta menjadi kebanggaan masyarakat khususnya di Kabupaten Agam.

Hal itu disampaikan Suharso Monoarfa, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, saat melakukan kunjungan kerja ke Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (08/4/2021).

Dalam kunjungan tersebut, turut dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Anggota Komisi V DPR RI Nurhayati Monoarfa (Istri Menteri PPN/Bappenas), Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Iqbal, Sekretaris Menteri, Deputi Menteri, kepala OPD Provinsi, dan tamu lainnya.

Kedatangan Menteri Suharso Monoarfa bersama rombongan pejabat Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat dan Anggota DPR RI, disambut oleh Bupati Agam Andri Warman dan OPD lain di kawasan tepian Danau Maninjau persisnya di objek wisata Linggai Park, Nagari Duo Koto.

Pada kesempatan itu, Menteri Suharso Monoarfa didampingi Bupati Agam dan rombongan melihat langsung kondisi lingkungan dan kualitas air Danau Maninjau yang saat ini tengah tercemar berat.

Lantut Suharso, dia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan Danau Maninjau.

“Salah satu cara menjaga dan memelihara danau ini adalah tidak mencemarinya dengan bentuk kegiatan berkeramba. Karena dengan cara itu tentu akan mengancam keselamatan eksistensi dari ekosistem di Danau Maninjau.

Danau Maninjau ini pernah tercatat memiliki kedalaman sekitar 165 meter. Namun saat ini, sudah terjadi pendangkalan, sehingga kedalamannya sekarang berkisar 100 meter lebih. Bahkan dalam waktu 100 tahun kedepan, lanjut Suharso, jika tidak segera diatasi kondisi ini tentu akan menjadi lebih parah lagi.

“Oleh karena itu masyarakat harus segera disadarkan, terutama mereka yang bergiat di keramba untuk tidak memakai pakan ikan yang anorganik. Karena jika memakai cara tersebut hal ini dinilai akan menambah pencemaran lingkungan dan kualitas air danau,” katanya.

Editor : Saridal Maijar
Sumber : 13368
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini