Begini Cara Beralih dari TV Analog ke TV Digital Menurut Kominfo

  • Bagikan
foto : kesekolah(dot)com
Nasional – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada 17 Agustus 2021 nanti, merencanakan perpindahan siaran TV Analog berbasis switch-off (ASO) ke TV Digital di Indonesia dalam 5 tahapan. Baca juga : Kriss Hatta Panjat Sosial, ARMY: “Kalau Mau Dipanggil TV tu Berkarya” Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Ahmad M. Ramli mengatakan penghentian siaran TV Analog pada Tahap I akan dilaksanakan di 6 wilayah layanan yang meliputi 15 kabupaten/kota. Kemudian, proses Tahap 2 hingga 5 akan berjalan sampai November 2022. Menurut Ramli, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan menjadi lokasi awal penghentian layanan siaran TV Analog yang direncanakan bermula pada 17 Agustus 2021.

“Kaltim akan menjadi wilayah percontohan penerapan ASO di seluruh tanah air. Sehingga, wilayah lainnya dapat melihat keunggulan siaran televisi digital yang diterapkan di wilayah tersebut,” kata dia dalam siaran resmi Kementerian Kominfo pada Kamis, 21 Juli lalu.

Karena itu, Ramli mengimbau agar warga agar mulai mengecek perangkat televisinya, apakah bisa mengakses siaran TV Digital atau tidak.
Baca juga:   H 5 Hasil Nihil, Masih Adakah harapan? Team SAR Gabungan Akan Lanjutkan Pencarian Besok

“Konsekuensi kebijakan ini [adalah], masyarakat yang televisinya belum siap untuk [mengakses siaran TV] digital harus menambahkan yang namanya STB [Set Top Box],” ujar dia.

Apabila perangkat televisi milik warga belum dilengkapi komponen untuk mengakses siaran digital maka solusi paling mudah ialah membeli peralatan Set Top Box (STB). Ramli mencatat perangkat STB yang dijual di pasaran bisa ada di kisaran harga Rp150.000- Rp250.000. Selain itu, masyarakat pun bisa membeli perangkat televisi yang sudah memiliki komponen untuk mengakses siaran TV Digital.
  • Bagikan