FAKTA Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat, Warga Binaan Disuruh Kerja tapi Tak Diupah

Kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin. (Foto: Dok.Diskominfo Langkat)
Kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin. (Foto: Dok.Diskominfo Langkat)

Diketahui sebelumnya, Migrant Care mengungkap adanya temuan kerangkeng di rumah Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin.

Kerangkeng tersebut diduga digunakan oleh Bupati Langkat untuk memenjarakan para pekerja sawit di lahan miliknya. Ada dugaan perbudakan modern yang dilakukan oleh Terbit Rencana.

Terbit Rencana Perangin Angin merupakan salah satu pihak yang diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Langkat.

Ia juga saat ini sudah menyandang status tersangka terkait dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa di daerahnya.

Migrant Care telah melaporkan dugaan perbudakan modern Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin tersebut ke Komnas HAM.

Komnas HAM segera menerjunkan tim untuk melakukan investigasi ke rumah Bupati Langkat. Terlebih, setelah menerima aduan bahwa ada juga penyiksaan terhadap para pekerja sawit tersebut. (*)

Baca juga:   Wanita Tewas Mengenaskan, Diduga Dilindas Truk Yang Dikendarai Teman Suaminya