Gempa Terkini M 5,4 Mengguncang Nias, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

  • Bagikan
Ilustrasi gempa. (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi gempa. (Foto: Shutterstock)

KLIKKORAN.COM – Gempa bumi kembali mengguncang Kepulauan Nias, Sumatera Utara (Sumut). Gempa magnitudo 5,4 tersebut, terjadi pada Rabu (3/11/2021) pukul 07.50.36 WIB.

Berdasarkan laporan BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 0,91° LU; 98,51° BT.

Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 80 km arah Timur Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Sumatera Utara pada kedalaman 60 km.

Gempa tersebut dipicu aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia.

Baca juga: Gempa Terkini Alor NTT M 5,5 Dirasakan di Atambua Hingga Kota Kupang

“Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal,” kata Bambang Setiyo Prayitno, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, di Jakarta, seperti dilansir dari Halonusa.com (Grup Klikkoran.com).

Bambang Setiyo Prayitno melanjutkan, dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar mendatar (strike slip fault).

Baca juga:   Puluhan Warga Terkonfirmasi Positif Walikota : Padang Panjang Akan Ambil Sikap!

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi Tsunami.

Terasa hingga Sumbar

Gempa bumi di Kepulauan Nias tersebut, terasa hingga Pasaman Barat dan Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

BMKG mengurai, guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Kabupaten Nias Selatan dan Kabupaten Nias II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Adapun di Gunungsitoli, Padang dan Pasaman Barat I-II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca juga:   BMKG Beri Peringatan di Sejumlah Daerah, Terkait Hujan Lebat dan Petir

Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Selain itu BMKG juga mengimbau agar menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

  • Bagikan