Heboh Ramalan Hard Gumay di Podcast Denny Sumargo, Bagaimana dalam Pandangan Islam?

Viral ramalan Hard Gumay di podcast Denny Sumargo mengenai abrasi di Amurang. Bagaimana menurut pandangan Islam?

Viral Ramalan Dalam Podcast Deny Sumargo Bagaimana islam memandang ramalan
Ilustras bola peramal. (Foto: Suara.com)

KLIKKORAN.COM – Viral ramalan Hard Gumay di podcast Denny Sumargo mengenai bencana yang melanda Indonesia tahun 2022.

Salah satunya terkait bencana abrasi yang baru-baru ini terjadi di Sulawessi Utara. Nah bagaimana Islam memandang ramalan tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya.

Diketahui, Hard Gumay hadir sebagai bintang tamu dalam Podcast Denny Sumargo yang dipublis akun Youtube CURHAT BANG Denny Sumargo pada (23/12/2021).

Hard Gumay dikenal sebagai salah satu peramal yang terkenal di Indonesia. Hard Gumay mengungkapkan  berberapa provinsi di Indonesia akan terkena bencana.

Baca juga: Bencana Abrasi di Amurang, Ramalan Hard Gumay di Podcast Deny Sumargo Terbukti 

Salah satunya adalah Sulawesi Utara. Ia juga mengatakan bencana ini sebahagian besar dikarenakan air laut.

Baca juga:   Daftar Kode Plat Nomor Kendaraan Sulawesi Selatan DD dan Seri Belakang, Kota Makassar

Pada Rabu (15/6/2022) lalu, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, dilanda bencana abrasi.

Akibat bencana abrasi tersebut, sejumlah rumah penduduk yang berada di kawasan Pantai Amurang, menjadi rusak.

Sontak Denny Sumargo membagikan ramalan yang pernah dipublis di akun Tiktoknya @Dennysumargoreal dengan caption “Doa Terbaik untuk saudara-saudara ku yang disana #prayforAmurang.”

Lalu, seperti apa pandangan Islam terkait ramalan ini? Sebenarnya ramalan telah ada dalam pembahasan agama Islam.

Bahkan, sejak masa Nabi Muhammad SAW banyak peramal-peramal yang tedapat di Kota Mekah dan Madinah.

Hal tersebutlah yang menyebabkan mereka terjebak kepada perbutan syirik yaitu perbuatan menyekutukan Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW salah satu tujuan dakwahnya adalah memurnikan pemahaman Tauhid penduduk Mekah dan Madinah masa itu.