Jamaidi, Ekspresikan Kecintaannya Terhadap Negeri Lewat Lukisan

Jamaidi Pelukis asal Sumatera Barat yang saat ini mengabdi di SMKN 4 Padang Sumbar

PADANG – Minangkabau banyak melahirkan tokoh-tokoh penting, baik dibidang agama, politik, pendidikan, kebudayaan, seni rupa dan lain sebagainya. Dari begitu banyak tokoh yang lahir di bumi Minang ini, ada juga para pelukis/perupa yang lahir di negeri ini, termasuk diantaranya Jamaidi.

Lahir di Pariaman 60 tahun yang lalu tepatnya tanggal 4 April 1961, Alumni SMKN 4 Padang, Sumatera Barat ini merupakan pelukis dengan aliran Naturalisme. Aliran Naturalisme merupakan salah satu karya dalam seni rupa yang menampilkan objek realistis, dengan penekanan unsur alam.

Baca juga : Fakta-fakta Program Prioritas Pertamina, Untuk Bangun Transisi Energi

Jamaidi juga dikenal luas lewat sejumlah lukisannya yang Ikonik.Ia juga seorang pelukis yang kualitas karya-karyanya mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, tak hanya di dalam negeri juga dilevel mancanegara.

Baca juga:   Disela kunjangan ke TMMD, Kodim 0311/Pessel, Danrem 032/Wbr Bagikan Sembako

“Pertama saya sekolah di SMKN 4 Padang jurusan seni lukis, kemudian lanjut ke Jogja, mengambil jurusan patung. Setelah lulus saya di angkat untuk mengajar di SMKN 4 Padang ini, dulunya dikenal dengan nama SMSR (Sekolah Menengah Seni Rupa). Selama saya mengajar disini, saya juga berkarya di luar kota Padang, seperti kota Payakumbuh, Batusangkar, Solok, dan kota Sawahlunto,”tutur Jamaidi saat berada di tempat mengajarnya, Selasa (18/05/2021).

Baca juga : Link Download Twibbon Lebaran 2021 dan Cara Menggunakannya!

Terangnya, banyak cara untuk mencintai negeri ini, salah satunya seperti yang ia lakukan. Kecintaannya terhadap negeri ini ia tuangkan lewat selembar kanvas putih dan berbagi Ilmu yang dimilikinya kepada para generasi penerus bangsa.

Baca juga:   Pentingnya Niat Membaca
Salah satu lukisan karya Jamaidi

Lanjutnya, bahwa seni lukis sebenarnya sudah muncul berabad-abad yang lalu. Menurut sejarahnya seni lukis sangat erat hubungannya dengan peninggalan-peninggalan historis dari zaman prasejarah. Nenek moyang manusia telah memulai kegiatan menggambar dari membuat gambar di tembok dan di dinding gua untuk mengisyarakat bagian-bagian penting yang terjadi dalam kehidupan.

Baca juga : Sinopsis Drama Korea Move To Heaven, Episode 1 dan 2

Dapatkan Update Berita Terbaru dari Klikkoran.com di Google News