Kasus Pelecehan Anak Makin Meningkat saat Perayaan Hari Anak Sedunia 20 November 2021

  • Bagikan

KLIKKORAN.COM – Hari ini Sabtu, 20 November 2021 diperingati sebagai Hari Anak Sedunia tapi kasus pelecehan anak semakin meningkat.

Berikut beberapa rangkuman kasus terkait dari berbagai sumber dan pemberitaan media, serta daerah yang terkontaminasi kasusnya.

Sumatera Selatan

Pemerkosaan santriwati inisial HH (14) dan dua korban lain yang tidak disebutkan namanya diduga dilakukan oleh oknum ustaz Imam Mas (48).

Menurut Kapolres Mura AKBP Efrannedy melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmat Hidayat, pengaduan korban didampingi oleh kedua orangtua.

“Kejadiannya September 2021 sekitar pukul 11.45 WIB, mulanya tersangka minta dikerok dan dipijat dalam kamar. Kemudian wajah korban diolesi minyak kayu putih oleh tersangka,” ujar Dedi.

Baca juga:   Resmi Lamaran Dengan Vicky Prasetyo, Ini Profil Kalina Oktarani: Mantan Istri Deddy Corbuzier

“Setelahnya leher korban ditempeli keris dan diperkosa,” jelasnya.

Surabaya

Menurut Kanit PPA Polrestabes Surabaya Ipda Tri Wulandari, seorang tukang becak (41) memperkosa anak difabel (12) saat pulang mengaji.

“Akhirnya yang keenam itu ketahuan warga. Dilaporkan ke orangtua korban lalu orangtua korban lapor polisi,” lanjut Wulan.

Maluku Utara

Seorang ayah inisial RA (42) memerkosa anaknya sendiri (15) sebanyak empat kali, saat ditangkap polisi di kebun milinya.

“Dua kali di bulan Oktober dan dua kali lagi di bulan November,” ungkap Kanit PPA Satreskrim Polres Halmahera Tengah, Bripka M.R Kemhay kepada Halmaherapost, Jumat 19 November 2021.

Padang, Sumatera Barat

Pencabulan dua bocah dibawah umur usia 7 dan 5 tahun yang merupakan kakak adik, dilakukan oleh enam tersangka yang berasal dari keluarga korban.

“Saat ini ada empat pelaku yang sudah diamankan. Mereka adalah kakek, paman kakak sepupu dan satu kakak kandung,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang Komisaris Polisi Rico Fernanda

Baca juga:   Peringatan Hari Anak Sedunia, Asal Usul Sejarah dan Arti Penting Perayaan Hari Anak Setiap Tahun

“Dua pelaku lain yakni kakak kandung (A) dan tetangga korban (U) masih buron,” jelasnya.

  • Bagikan