Musik  

Kilas Balik Band Dream Theater, Diwarnai Bongkar Pasang Personil Hingga Mendunia

Dream Theater, (Foto: Dream Theater)
Dream Theater, (Foto: Dream Theater)

KLIKKORAN.COM – Dream Theater adalah band grup progressive metal asal Amerika Serikat yang terbentuk pada tahun 1985 dengan nama Majesty.

Band ini didirikan oleh John Petrucci, John Myung, dan Mike Portnoy, saat mereka belajar di Berklee College of Music di Boston, Massachusetts.

Sejak kali pertama terbentuk, Dream Theater band legendaris ini dijadwalkan akan konser di Solo Agustus 2022 mendatang.

Sedari tahun 1985, band ini kerap lakukan pergantian personil, untuk diketahui formasi awal band Dream Theater ini yaitu John Petrucci (gitar), John Myung (bas), Michael Stephen Portnoy (drum), Kevin Moore (keyboard), dan Chris Collins (vokal).

Band ini terkenal dengan kemampuan teknis instrumentalisnya dan telah memenangi banyak penghargaan dari majalah musik. Bahkan di ajang Grammy Awards 2022 kemarin, album mereka berjudul The Alien berhasil memenangi penghargaan untuk kategori Best Metal Performance.

Kilas Balik Dream Theater

Di awal pembentukannya, grup band ini masih bernama Majesty. Menurut dokumentasi DVD Score, nama itu diperoleh saat mereka berlima sedang mengantri tiket untuk konser Rush di Berklee Performance Center sambil mendengarkan lagu-lagu Rush dengan boom box.

Portnoy lalu berkata bahwa akhiran dari lagu tersebut (Bastille Day) terdengar sangat majestic. Pada saat itulah mereka memutuskan Majesty adalah nama yang bagus untuk sebuah band.

Bongkar Pasang Personil Dream Theater

1. Chris Collins – Charlie Dominici (Vokalis)

Chris Collins (kiri) - Charlie Dominici (kanan), (Foto: Dream Theater)
Chris Collins (kiri) – Charlie Dominici (kanan), (Foto: Dream Theater)

Pergantian pertama personel Dream Theater terjadi pada November 1986, saat Chris Collins keluar dari band. Setelah setahun mencoba mencari pengganti, Charlie Dominici, berhasil lolos audisi untuk menjadi vokalis.

Mereka mulai meningkatkan jumlah pertunjukan bermain di daerah New York City, dan mendapatkan sejumlah besar perhatian.

Setelah pertunjukan keempat, Charlie Dominici dikeluarkan karena band ini mulai merasakan keterbatasan suara vokal Charlie Dominici berdasarkan gaya vokal mereka inginkan.