Berita  

Kondisi Terkini Wanita yang Dibakar Hidup-hidup di Sorong Papua Barat

Wanita yang dibakar hidup-hidup dilarikan ke rumah sakit. (Foto: Twitter @eljero_17)
Wanita yang dibakar hidup-hidup dilarikan ke rumah sakit. (Foto: Twitter @eljero_17)

KLIKKORAN.COM – Wanita yang diduga melakukan penculikan anak di Sorong Papua Barat harus rela dibakar hidup-hidup oleh warga setempat.

Syukurnya, wanita tersebut bisa diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Dilansir dari akun Twitter @eljero_17, wanita tersebut sudah ditangani oleh pihak rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

“Seorang wanita paruh baya di Sorong, sdh di tangani medis akibat dibakar massa, di kompleks Kokoda Km 8 Kota Sorong, Papua Barat Daya,”tulisnya.

“Wanita tersebut ternyata diketahui mengalami gangguan mental ini, di siram bahan bakar lalu di bakar, karena dituduh sbg pelaku penculikan anak.,”tulisnya lagi.

Sebelumnya, wanita tersebut diduga melakukan penculikan anak kemudian dibakar hidup-hidup oleh warga.

Baca juga:   Tragis! Wanita Dibakar Hidup-hidup di Sorong Papua Barat

Wanita tersebut dibakar setelah diarak dikeroyok hingga akhirnya ia dibakar hidup-hidup oleh warga kota Sorong, Papua Barat.

Video wanita tersebut pun viral di beberapa media sosial, dalam video hasil penelusuran Klikkoran.com, wanita yang menggunakan baju garis hitam putih itu dihajar oleh warga hingga berlumur darah.

Tak puas dengan itu, beberapa warga yang terprovokasi pun menyiramnya dengan bahan bakar kemudian membakarnya hidup-hidup.

“Bakar! bakar!,” teriak seorang warga yang terekam pada video yang beredar.

Tangkapan layar wanita yang dibakar hidup-hidup di Sorong Papua Barat, Selasa 24 Januari 2023. (Foto: Twitter)
Tangkapan layar wanita yang dibakar hidup-hidup di Sorong Papua Barat, Selasa 24 Januari 2023. (Foto: Twitter)

Setelah dibakar, wanita itu dibiarkan dijalanan oleh warga setempat.

Warga setempatpun hanya menyaksikan wanita yang diduga melakukan penculikan anak di daerah Sorong tersebut terbakar.

Aparat kepolisian pun terlihat mencoba melerai aksi warga tersebut. Namun polisi tak bisa berbuat banyak karena jumlah warga jauh lebih banyak.

Baca juga:   Kondisi Terkini Hingga Ramalan Kesehatan Sapri Pantun, Sebelum Sakit

Kasat Rekrim Polres Kota Sorong Iptu Abdul Bayu membenarkan peristiwa tersebut. Dia menyebut peristiwa itu terjadi di kompleks Kokoda Km 8, Sorong Timur, Kota Sorong, sekitar pukul 06.30 WIT tadi.

Bayu mengungkapkan korban dianiaya, dipaksa setengah bugil, hingga diarak ke jalan karena dituduh sebagai penculik anak.

Dapatkan Update Berita Terbaru dari Klikkoran.com di Google News