Kontroversi Omnibus Law Di Indonesia Sampai Disorot Media Asing, Apa Yang Terjadi?

×

Kontroversi Omnibus Law Di Indonesia Sampai Disorot Media Asing, Apa Yang Terjadi?

Bagikan berita
sumber : twittersumber : twitter
sumber : twittersumber : twitter

Nasional - Kerusuhan yang terjadi, sejak putusan DPR tentang Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja dikeluarkan, telah menarik banyak perhatian masyarakat dalam negri dan juga netizen luar negri.

Sebuah portal berita online di Korea n.news.naver.com, (07/10/20) mempublikasikan kabar terkini Indonesia, yang ditulis oleh Reporter Go Chan-yu, berisi tentang Aksi Demo Mahasiswa dan Masyarakat di Serang, Banten, akibat dipercepatnya pemungutan suara pada RUU Omnibus Law.

Baca juga : Ribuan Massa yang Tergabung Dari Mahasiswa Mengepung Kantor DPRD Sumbar

Diketahui Go Chan-yu sebelumnya, juga pernah menulis berita terkait Wawancara Najwa Shihab Dengan Kursi Kosong, yang diperuntukkan bagi Mentri Kesehatan, dr. Terawan Agus Putranto https://n.news.naver.com/article/469/0000540203 pada (29/09/20).

Tak hanya Korea, Omnibus Law Sah, Mesti Dikritik juga menjadi sorotan Media Asing yaitu dari The New York Times.

"DPR RI memberikan persetujuan akhir pada Senin (5/10) untuk RUU Cipta Kerja, yang akan melonggarkan peraturan ketenagakerjaan dan lingkungan. Tindakan yang menurut para kritikus akan merugikan pekerja, serta memungkinkan deforestasi yang meluas."

Sedangkan pendukung Omnibus Law mengatakan, RUU ini akan menarik investor dengan memangkas regulasi pada bisnis, mempercepat persetujuan proyek, dan menghilangkan banyak persyaratan perizinan.

Baca juga : Pedoman Media Siber

“RUU ini dimaksudkan untuk menciptakan lapangan kerja dan menarik investasi, dari dalam dan luar negeri, yang diharapkan dapat meningkatkan kemakmuran rakyat,” terang Heri Gunawan, anggota DPR yang mendukung langkah tersebut, saat debat, dikutip dari The New York Times.

Editor : Saridal Maijar
Sumber : 324
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini