Pendapat Joe Biden pada Pertemuan KTT G20 Bali yang Paling Terakhir Datang, Melarang Uji Coba Nuklir

×

Pendapat Joe Biden pada Pertemuan KTT G20 Bali yang Paling Terakhir Datang, Melarang Uji Coba Nuklir

Bagikan berita
KTT G20 yang diselenggarakan di Bali Indonesia. (Foto: G20.org)
KTT G20 yang diselenggarakan di Bali Indonesia. (Foto: G20.org)

KLIKKORAN.COM - Presiden Jokowi resmi memulai acara KTT G20 di Bali, ketika Joe Biden datang ke pertemuan sebagai peserta terakhir.Presiden Amerika Serikat, Joe Biden tampak jadi prioritas acara tahunan yang mendiskusikan perekonomian dunia antar pemerintah dan supranasional tersebut.

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pun resmi dimulai momentumnya dengan puncak yang diselenggarakan pada Selasa dan Rabu, 15-16 November 2022.KTT G20 yang merepresentasikan lebih dari 80% perekonomian dunia, 75% perdagangan internasional dan 60% populasi dunia ini sebelumnya digelar di Italia.

Tahun ini, Indonesia berkesempatan mengemban tanggung jawab terkait dengan hadirkan tema 'Recover Together, Recover Stronger.'

Pendapat Joe Biden di KTT G20 Bali

1. Isu yang Penting“Kami akan mengambil isu-isu yang sangat penting bagi kehidupan rakyat tidak hanya di sini, tetapi juga sekutu dan mitra kami,” ujar Biden dalam keterangannya, Senin (14/11) malam.

Melansir Kontan, Biden akan mengangkat isu yang ditimbulkan usai perang Rusia dan Ukraina hingga dampak pangan kepada seluruh masyarakat dunia.2. Ekonomi Global

Ada beberapa poin yang menjadi fokus Joe Biden yaitu,- Misi memperkuat ekonomi global saat terjadi kerawanan pangan

- Mendukung reformasi penghapusan utang di bank pembangunan multilateralHal ini, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan negara-negara dalam menjaga keamanan dan lebih siap menghadapi pandemi lain tahun berikutnya.

- Biden berharap negara-negara G20 bisa bekerja sama dengan baikSebagai acara pertemuan resmi yang memiliki peran penting bagi pertumbuhan ekonomi dunia, dampak setelahnya tentu berpengaruh secara global.

3. One China PolicyDihadapan Presiden China, Xi Jinping, Biden menentang perubahan status quo antara China dan Taiwan serta berkomitmen dalam menjaga perdamaian hingga stabilitas terkait.

"Saya ingin bertanggung jawab dalam mengelola kompetisi dan memastikan semua negara mematuhi aturan," ujar Biden dalam pidatonya pada Youtube The White House."One China Policy tidak berubah, aturan sepihak terkait status quo kedua sisi ditolak. Demi perdamaian dan stabilitas," jelasnya.

Editor : Saridal Maijar
Sumber : 130235
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini