Budaya  

Pengertian Malam 1 Suro 2022, Sejarah dan Perbedaannya dengan 1 Muharram Tahun Baru Islam 1444 H

Malam 1 Suro, (Foto: Pixabay)
Malam 1 Suro, (Foto: Pixabay)

KLIKKORAN.COM – Berikut pengertian apa itu Malam 1 Suro beserta sejarahnya.

Mungkin sebagian kamu belum mengetahui apa itu Malam 1 Suro, nah dalam artikel ini kami coba menjelaskan pengertian Malam 1 Suro beserta sejarahnya.

Malam 1 Suro merupakan malam sebagai pertanda awal bulan pertama dalam kalender Jawa.

Malam 1 Suro juga bertepatan dengan 1 Muharram dalam kalender hijriah atau kalender Islam.

Bisa jadi masih ada sebagian masyarakat yang belum tahu betul apa itu malam 1 Suro. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang malam 1 Suro, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Apa itu Malam 1 Suro?

Satu Suro adalah awal bulan pertama Tahun Baru Jawa yakni di bulan Suro. Penanggalan satu suro mengacu pada kalender Jawa.

Baca juga:   Twibbon Malam Satu Suro 29 Juli 2022, Download DISINI Sebelum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H

Untuk diketahui, kalender Jawa pertama kali diterbitkan pada tahun 1940 oleh Raja Mataram Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Kalender Jawa sendiri berdasarkan penggabungan pada penanggalan hijriyah atau kalender Islam, kalender masehi, dan Hindu.

Malam 1 Suro juga bertepatan dengan tanggal 1 Muharram. Malam 1 Suro diperingati pada malam hari setelah maghrib pada hari sebelum tanggal 1 Suro.

Hal itu karena dalam kalender Jawa pergantian hari dimulai pada saat matahari terbenam dari hari sebelumnya, bukan pada tengah malam sebagaimana pergantian hari dalam kalender masehi.

Peringatan Malam 1 Suro

Malam 1 Suro sangat lekat dengan budaya Jawa. Peringatan malam 1 Suro biasa diadakan ritual tradisi iring-iringan rombongan masyarakat atau biasa disebut kirab.

Baca juga:   Twibbon Malam 1 Suro 2022 Bingkai Foto Ucapan Selamat Tahun Baru Jawa 1956 

Perayaan malam 1 Suro biasa dilangsungkan di beberapa daerah di Jawa.

Perayaan malam 1 Suro di Yogyakarta biasanya selalu identik dengan keris dan benda pusaka sebagai bagian dari iring-iringan atau kirab.

Selain itu, ada juga hasil kekayaan alam berupa gunungan tumpeng serta benda pusaka menjadi sajian khas dalam iring-iringan atau kirab.

Peringatan malam 1 Suro bertujuan untuk ketentraman batin dan keselamatan.

Pada Malam 1 Suro juga biasa diselingi pembacaan doa dari semua umat yang hadir merayakannya. Hal itu bertujuan untuk mendapatkan berkah dan menangkal datangnya marabahaya.

Dapatkan Update Berita Terbaru dari Klikkoran.com di Google News