Presenter Televisi Mabrouk Attia Bela Pelaku Pembunuhan karena Korban Tidak Pakai Hijab di Mesir

Naira Ashraf ditikam oleh Mohammed A Berulang Kali hingga terekam CCTV, menjadi berita viral di Mesir yang turut ditanggapi Mabrouk Attia.

Ilustrasi Pembunuhan
Ilustrasi Pembunuhan Naira Ashraf oleh Mohammed A (foto: niekverlaan/Pixabay)

KLIKKORAN.COM – Kejadian mengenaskan terjadi di Mesir yang menimpa seorang perempuan bernama Naira Ashraf.

Perempuan itu dibunuh oleh sang kekasih karena menolak lamaran dan memblokir media sosialnya si pria tersebut.

Mohammed A menikam Naira Ashraf di depan gerbang di Fakultas Seni universitasnya wilayah Mesir utara berulang kali, hingga terekam CCTV.

Video tersebut bahkan tersebar di seluruh media sosial, pelaku ditangkap di tempat kejadian dan beberkan motifnya.

Berikut beberapa informasi yang diperoleh dari situs berita Mesir Al-Falah Al-Youm dan Najum Masria, mengutip wowkeren.

– Tersangka ditolak lamarannya oleh pelaku setelah berkomunikasi via Facebook

– Pelaku kemudian memblokir tersangka dari media sosial

– Ayah Naira Ashraf mengungkapkan bawah Mohammed A telah berulang kali mengancam putrinya

Baca juga:   Hasil Pertandingan Piala Afrika 2021, Mesir Tumbang, Juara Bertahan Gagal, dan Sudan Berbagi Angka

– Pihak berwenang Mesir pun dikritik karena gagal melindungi perempuan

“Rekaman video serangan dan kerumunan yang mendekati tempat kejadian telah menjadi viral di seluruh pengguna media sosial Arab dan mengutuk pembunuhan itu,” tulis Human Rights Watch.

Presenter Televisi Mabrouk Attia Bela Pelaku Pembunuhan

Seorang presenter salah satu televisi wilayah Mesir pun memberi tanggapan terkait kasus Naira Ashraf dan Mohammed A.

Pria 63 tahun itu bahkan mengecam Naira Ashraf sebagai alasan pembunuhan karena ia tidak menggunakan hijab.

Dewan Nasional untuk Perempuan (NCW) pun melaporkan tindakan profesor Universitas Al-Azhar tersebut, ke jaksa Penuntut Umum.

“Jika Anda ingin melindungi diri sendiri, kenakan hijab saat keluar!” tulis Mabrouk Attia di Facebook pribadinya.

Mengutip egyptindependent, Presiden NCW Maya Morsy mengungkapkan kesedihannya yang mendalam atas kematian Ashraf.

“Dosa apa yang dilakukan gadis ini hingga dibunuh?” Dia dengan keras mengutuk pernyataan Attia bentuk hasutan itu.

Kejahatan tersebut dapat membuat pihak tertentu untuk melakukan kekerasan dan pembunuhan dan harus dihukum.

Dapatkan Update Berita Terbaru dari Klikkoran.com di Google News