Promo Pernikahan Aisha Weddings Dapat Kecaman Hingga Melanggar Undang-undang, Ini Faktanya!

foto : aishaswedding.com

Nasional – Promosi pernikahan yang dilakukan oleh salah satu Wedding Organizer, Aisha Weddings, tengah jadi perbincangan.

Baca juga : Pedangdut Ikke Nurjanah Menikah Setelah 14 Tahun Jadi Janda, Ini Profilnya: Pelantun ‘Terlena’

Karena mengkampanyekan pernikahan di usia 12 tahun, kecaman datang dari berbagai kalangan, termasuk dari BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional).

“Perkawinan usia muda akan memunculkan berbagai risiko bagi pasangan pengantin, baik risiko yang berkaitan

dengan kesehatan jasmani maupun psikologis. Begitu pun risiko bagi bayi yang akan dilahirkan,” tegas Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Rabu (10/02/21).

Mengutip sebuah penelitian, Hasto yang juga seorang dokter kandungan menyebut kehamilan di usia 10-14 tahun punya risiko.

Yaitu kematian 5 kali lebih tinggi dibanding usia 20-25 tahun. Di usia 15-19 tahun, risikonya 2 kali lebih besar seperti dikutip Detik.

Berbagai risiko lain yang harus diperhitungkan adalah komplikasi saat melahirkan, kehamilan terlalu muda juga berisiko memicu stunting.

Yakni kondisi gagal tumbuh yang antara lain, ditandai dengan pertumbuhan tinggi badan yang tidak optimal.

Situs aishaweddings.com pun ramai dikecam, hingga Sahabat Milenial Indonesia (Samindo) turut melaporkan ke Polda Metro Jaya.

Advokat publik dari Samindo, Disna Riantina, sebagai pelapor mengatakan promosi menikah usia dini itu sudah menimbulkan keresahan.

“Tadi malam kami melaporkan situs Asiha Weddings yang membuat resah karena di dalam web itu ada unsur yang melanggar undang-undang.

Kemarin kami ke Polda Metro Jaya untuk berkomunikasi langsung dengan Unit PPA,” kata Diana saat dihubungi detikcom, Kamis (11/02/21).

Baca juga : Profil Kesha Ratuliu, Keponakan Mona Ratuliu yang Menikah Hari Ini Dengan Adhi Permana

“Pada intinya UU Perkawinan yang baru mengubah batas minimal menikah laki-laki dan perempuan yang akan menikah minimal di usia 19 tahun.

Sebelumnya, batas usia menikah bagi laki-laki adalah 19 tahun dan perempuan 16 tahun.

Sementara iklan Aisha Wedding mempromosikan usia nikah 12 tahun. Ini menyesatkan,” jelas Diana dikutip Detik.

Konten websitenya juga bertentangan dengan jaminan perlindungan anak dari eksploitasi, dalam Pasal 13 ayat (1) huruf b UU 23/2002.

Pasal tersebut mengatur bahwa setiap anak selama dalam pengasuhan orang tua, wali, atau pihak lain mana pun yang bertanggung jawab atas pengasuhan,

berhak mendapatkan perlindungan, salah satunya dari perlakuan eksploitasi, baik ekonomi maupun seksual.

Dapatkan Update Berita Terbaru dari Klikkoran.com di Google News

Baca juga:   KPU Larang Pemilih Ber-Swafoto di Bilik Suara, Pada Pilkada 2020 Mendatang