SPOILER One Piece Chapter 1037 SUB INDO “Shuron Hakke”

KLIKKORAN.COM – Berikut adalah ringkasan lengkap spoiler dari serial manga One Piece Chapter 1037 Sub Indo.

Dikatakan Kaido menggunakan “Shuron Hakke” sejenis jurus mabuk yang membuat kaido tertawa & menangis dalam rentang yang singkat dalam istilah psikologinya seperti gangguan “Bipolar Disorder“.

Dan ada juga Gorosei yang sedang berkumpul di kasti Marijoa sedang membicarakan pertarungan antara Luffy dengan Kaidos, tentang Nico Robin dan Buah Iblis.

Apa maksud pembicaran itu? mari simak ringkasan lengkap One Piece Chapter 1037 Sub Indo Full Pic, Spoiler!

Bab 1.037: “Shuron Hakke”

Log Perjalanan Tanpa Emosi Germa 66 Vol. 2: “Desah Hakim”.

Di sampulnya, Hakim melihat cakrawala di dinding kastilnya. Ichiji dan Reiju duduk di dinding bersamanya.

Baca juga:   Kencangkan Sabuk Pengaman! 3 Hal Penting Ini Akan Terjadi di Tahun 2022  - Kabar Baik Untuk Fans One Piece di Seluruh Dunia 

 

Bab dimulai di “Ibukota Bunga”. Kami melihat orang-orang masih menikmati festival, meskipun sudah berakhir.

Beberapa anak-anak dan orang dewasa menulis harapan di atas lentera kertas mengambang untuk dikirim ke leluhur mereka dan memenuhi keinginan.

Dipotong ke atap kastil Onigashima. Pertarungan antara Luffy dan Kaidou telah berhenti.

Luffy terlihat terkejut pada Kaidou (yang kembali ke wujud manusia) karena Kaidou telah mendapatkan satu tong sake dan dengan tenang meminumnya. Luffy berteriak padanya dengan marah.

Luffy: “Kenapa kamu minum!!”

Kaidou: “Aku minum karena aku bersenang-senang…!! Apakah kamu mau minum juga? Hari ini… Apakah “Festival Api” di ibukota!! Kami juga mengadakan “perjamuan besar” di Onigashima! ! Meskipun kamu telah merusaknya!!! Fufufu…”

 

Baca juga:   [Reddit] Bocoran One Piece Chapter 1037, Spoiler Baca Manga Komik

Tiba-tiba, Kaidou mulai menangis dengan tawa.

Kaidou: “Haaahaahaha!! Hohoho!! Wi~~~!!!”

Luffy: “Kamu mabuk!!!”

Luffy melepas jubahnya dan berlari menuju Kaidou.

Luffy: “Jika kamu kalah!!!
Kamu tidak akan menggunakan kata “mabuk” sebagai alasan, kan!?”