Daerah  

Sumatera Barat Termasuk Wilayah yang Paling Sering Terjadi Gempa, Kenapa? Simak Penyebabnya!

gempa bumi
Ilustrasi kerusakan akibat gempa bumi. (Foto: Medcoam.id)

KLIKKORAN.COMĀ – Tidak terhitung kali keberapa, wilayah Sumatera Barat paling sering terjadi Gempa Bumi.

Salah satu yang paling besar dulunya, pernah terjadi pada 2009 silam yang mengakibatkan ratusan nyawa hilang.

Bahkan, luka tersebut masih membekas bagi beberapa orang yang mengalami di daerah itu termasuk saya sendiri.

Saya mendapat cerita dari seorang ibu yang tinggal di Kota Padang, menghadapi kematian anaknya didepan mata sendiri.

Gempa tersebut tidak butuh waktu lama untuk merobohkan bangunan, saat anak ibu tersebut keluar rumah menuju taman.

Saat bercerita, air mata tipis dari kornea memerah menghujani wajah perempuan yang sekiranya berusia 60 tahun itu.

Kenapa Sumatera Barat sering Gempa?

Sumatera Barat terletak pada patahan (sesar) Semangko, merupakan daerah yang dilalui oleh dua patahan.

Baca juga:   Bank Nagari Gelar Webinar Potensi Ekonomi Keuangan Syariah

Patahan besar tersebut diakibatkan oleh pergerakan lempeng tektonik Eurasia dengan Indo-Ausralia.

Tumbukan kedua lempeng tersebut terjadi di wilayah bagian Barat Kepulauan Mentawai.

Kejadian gempa bumi dan letusan Gunung api berasosiasi dengan pergerakan lempeng tersebut.

Besaran dan intensitas gempa yang terjadi di Sumatera barat, tergantung pusat gempa clan kondisi geologisnya.

Sumatera Barat selain terletak pada daerah perbukitan, tetapi juga terletak berhadapan langsung dengan lautan Hindia.

Dengan bercirikan gelombang laut yang besar dan abrasi tinggi dengan panjang garis pantai 375 km.

Daerah Tingkat II yang berhadapan langsung dengan laut yaitu Kab. Pesisir Selatan, Kab. Padang Pariaman, Kab. Pasaman Barat, Kab. Mentawai, Kota Padang dan Kota Pariaman.