Tradisi Masyarakat Tanjung Barulak, Sampaikan Kabar Duka Dengan Tontong

  • Bagikan
Alat Tontong yang berada pada ketinggian ditempatkan pada sebuah yang biasa disebut masyarakat Tanjung Barulak "Rumah Tontong"
Tanah Datar – Seiring berjalannya waktu dan kemajuan teknologi perlahan terjadi perubahan dalam penyampaian pesan dan perubahan gaya komunikasi ditengah-tengah masyarakat. Juga dengan adanya media-media komunikasi baru atau teknologi internet dianggap dapat mempermudah penyampaian pesan. Perubahan pola tersebut yang dianggap masayarakat lebih cepat dan praktis untuk menyampaikan informasi diera “Zaman Now”. Berbeda dengan masyarakat Minangkabau di sebuah Nagari yang terletak di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat ini. Pergeseran dan kemajuan teknologi yang kian pesat, tidak mempengaruhi masyarakat Nagari Tanjung Barulak, Kecamatan Tanjung Emas khususnya dalam menyampaikan pesan keseluruh kampung atau Nagari apabila ada kabar duka dari warga masyarakatnya yang meninggal dunia.
Baca juga:   Kodim 0319 Mentawai Mulai Siapkan Sasaran Lokasi Pembangunan TMMD Ke- 110
Jika saat ini banyak masyarakat terutama muslim menyampaikan perihal warganya meninggal dunia melalui Toa atau speaker mesjid/ Mushalla atau berkabar melalui aplikasi media sosial, sangat berbeda dengan Masyarakat Minang Tanjung Barulak Tanah Datar. Nagari ini masih terus menjaga tradisi leluhurnya saat menyampaikan kabar duka kepada masyarakat dengan mengunakan media/ alat yang mereka sebut “Tontong”. “Kami menyebutnya Tontong, alat yang berada diketinggian ini biasanya berada dipuncak bukit, sudah ada sejak nenek moyang dahulu, bahkan semasa penjajahan dahulu. Selain digunakan untuk menginformasikan orang yang meninggal dunia, dulu juga digunakan untuk menginformasikan jika ada musibah atau bahaya, seperti memberi aba-aba jika ada penjajah yang datang, “ungkap salah seorang tokoh masyarakat Tanjung Barulak, Gindo Sati.
Baca juga:   TP PKK Tanah Datar Juara 3 Tingkat Provinsi Sumbar
Sampainya, saat ini di Nagari Tanjung Barulak, tradisi berkabar mengunakan Tontong masih terus dilestarikan secara turun temurun. Tontong akan berbunyi dari puncak bukit atau rumah/ tempat Tontong itu berada, jika ada dari salah satu dari warga masyarakat Tanjung Barulak meninggal dunia.
  • Bagikan