Berita  

Video Lengkap Ade Armando Sebut Suporter Arema FC Pangkal Masalah di Stadion Kanjuruhan

Ade Armando juga sebut Aremania sok jagoan. "Yang sok jagoan dan melanggar semua yang ada di stadion ya suporter"

Dosen Universitas Indonesia Ade Armando sebut aremania sok jagoan, (Foto: Youtube Cokro TV)
Dosen Universitas Indonesia Ade Armando sebut aremania sok jagoan, (Foto: Youtube Cokro TV)

KLIKKORAN.COM – Berikut ini link video Ade Armando menyebutkan bahwa pangkal masalah Tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang adalah suporter Arema FC.

Video tersebut tersebar luas di media sosial Twitter, banyak netizen yang turut berkomentar atas tanggapaan yang diberikan oleh Dosen Universitas Indonesia tersebut.

Video yang diunggah oleh kanal Youtube Cokro TV itu saat ini sudah ditonton 163 ribu oleh warganet.

Baca juga: Kronologi Kerusuhan Arema vs Persebaya, Gas Air Mata Membawa Malapetaka

Video tersebut kembali diunggah oleh akun Twitter @OnlyFrens dan menjadi viral.

“Pada bayaran berapa sih?,” tulis Netizen.

“Ketagihan jadi musuh masyarakat,” tulis Netizen.

“Badan dia pasti pegel2,minta dipijitin lagi,” tulis Netizen.

“Nanti kalo celana hilang lagi nangees,” tulis Netizen.

Ade dalam video tersebut menyebutkan bahwa pangkal dari permasalahan ini adalah suporter Arema FC.

Baca juga: Data dan Nama Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Anak Kecil hingga Dewasa Meninggal Dunia

Siapapun yang menyaksikan video-video yang kini tersebar tentang tragedi di Kanjuruhan pasti bisa mengenali, kalau pangkal permasalahan adalah sebagian suporter Arema yang menyerbu lapangan. Mereka sombong bergaya preman, menantang, merusak dan menyerang. Gara-gara merekalah tragedi itu terjadi,” kata Ade.

Banyak kalangan yang beranggapan bahwa tindakan yang diambil oleh Polisi diniali arogan, namun berbeda dengan Ade Armando, ia justru menyebutkan bahwa Polisi sudah melaksanakan kewajiban sebagaimana mestinya.

“Apakah Polisi memukul, menembaki? Sama sekali tak ada. Yang bisa dipersoalkan memang adalah penggunaan gas air mata. Sebagian pihak pihak menyatakan bahwa FIFA jelas melarang penggunaan gas air mata dalam stadion.” kata Ade.

Ade juga meminta kepada publik untuk bersikap objektif, sebab pemicunya adalah sikap dari suporter Arema yang disebutnya sok jagoan.

Baca juga: Tragedi Stadion Kanjuruhan, PB HMI Desak Kapolri Copot Kapolda Jatim dan Kapolres Malang

“Yang sok jagoan dan melanggar semua yang ada di stadion ya suporter, dengan gaya preman masuk ke lapangan, petantang-petenteng. Justru dalam pandangan saya, Polisi sudah melaksanakan kewjibannya,” kata dia.

Dapatkan Update Berita Terbaru dari Klikkoran.com di Google News